Dasar Elektronika dan Mikrokontroller
file pdf tentang Dasar elektronika dan mikrokontroller
Full Download (1,2,3,4,5,6,7,8,9,10)
download semua nya disini.
Aplikasi Visual Basic
Simulasi Electronika
Tutorial & contoh project PHP
| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Apr | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | 31 | |||
file pdf tentang Dasar elektronika dan mikrokontroller
Full Download (1,2,3,4,5,6,7,8,9,10)
download semua nya disini.
Aplikasi Visual Basic
Simulasi Electronika
Tutorial & contoh project PHP
The 8051 comes equipped with two timers, both of which may be controlled, set, read, and configured individually. The 8051 timers have three general functions: 1) Keeping time and/or calculating the amount of time between events, 2) Counting the events themselves, or 3) Generating baud rates for the serial port.
The three timer uses are distinct so we will talk about each of them separately. The first two uses will be discussed in this chapter while the use of timers for baud rate generation will be discussed in the chapter relating to serial ports.
How does a timer count? The answer to this question is very simple: A timer always counts up. It doesnt matter whether the timer is being used as a timer, a counter, or a baud rate generator: A timer is always incremented by the microcontroller.
Programming Tip: Some derivative chips actually allow the program to configure whether the timers count up or down. However, since this option only exists on some derivatives it is beyond the scope of this tutorial which is aimed at the standard 8051. It is only mentioned here in the event that you absolutely need a timer to count backwards, you will know that you may be able to find an 8051-compatible microcontroller that does it.
Obviously, one of the primary uses of timers is to measure time. We will discuss this use of timers first and will subsequently discuss the use of timers to count events. When a timer is used to measure time it is also called an “interval timer” since it is measuring the time of the interval between two events.
First, its worth mentioning that when a timer is in interval timer mode (as opposed to event counter mode) and correctly configured, it will increment by 1 every machine cycle. As you will recall from the previous chapter, a single machine cycle consists of 12 crystal pulses. Thus a running timer will be incremented:
11,059,000 / 12 = 921,583
921,583 times per second. Unlike instructions–some of which require 1 machine cycle, others 2, and others 4–the timers are consistent: They will always be incremented once per machine cycle. Thus if a timer has counted from 0 to 50,000 you may calculate:
50,000 / 921,583 = .0542
.0542 seconds have passed. In plain English, about half of a tenth of a second, or one-twentieth of a second.
Obviously its not very useful to know .0542 seconds have passed. If you want to execute an event once per second youd have to wait for the timer to count from 0 to 50,000 18.45 times. How can you wait “half of a time?” You cant. So we come to another important calculation
Download Lengkap
buat gawe blog yg offline serta databasenya
wordpress
joomla
appservnetwork

Sebenarnya aplikasi polling berbasis web sudah banyak disediakan secara gratis. Aplikasi ini menjadi semacam widget yang bisa dilepas dan dipasang secara mudah, bahkan tanpa pengetahuan bahasa pemrograman yang detail. Tetapi, ada baiknya untuk mengetahui cara pembuatan aplikasi polling berbasis web. Aplikasi polling ini menggunakan PHP sebagai bahasa utamanya dan MySQl sebagai database yang berguna untuk menampung data-data poling. Berikut ini cara membuatnya.
Yang pertama dilakukan adalah berdoa dan membuat tabel. Berikut ini kode SQL yang digunakan untuk membangun tabel. Nama tabel dan databasenya terserah anda, nanti harus disesuaikan ketika menghubungkan PHP dan MySQL.
CREATE TABLE tb_poling (
id int(3) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
nama varchar(40) ,
rating tinyint(3) ,
PRIMARY KEY (id)
);
Setelah itu, sekarang buat sebuah script yang digunakan untuk menampilkan dan menghandel proses masukan poling. Berikut kode PHP yang digunakan
<?php
/*koneksi ke database dulu*/
mysql_connect("localhost","root","");
mysql_select_db("poling");
/*
buat tampilan poling, datanya diambil dari database lho
saya membuat sebuah fungsi untuk menampilkan poling, agar nantinya bisa digunakan ulang.
ini hanya masalah cara menampilkan saja kok
*/
function show(){
$cmd="select * from tb_poling";
$exe=mysql_query($cmd);
echo "<form action='' method='post'>";
while ($data=mysql_fetch_array($exe)){
echo "<input type='radio' name='pilihan' value='$data[id]' />$data[nama](Nilai :$data[rating])<br />";
}
echo "<input type='submit' name='submit' value='Vote for me' />";
echo "</form>";
}
/*
menampilkan tampilan form di sini
*/
if (!isset($_POST["submit"])){
show();
}
if (isset($_POST["submit"])){
$cmd="update tb_poling set rating=rating+1 where id=$_POST[pilihan]";
$exe=mysql_query($cmd);
if ($exe){
echo "terimakasih telah mengikuti poling";
}
else{
echo "Maafkan, ada kesalahan teknis";
}
show();
}
?>
Begitulah cara membuat aplikasi poling, mudah kan? Anda bisa memodifikasi poling ini agar menjadi lebih baik lagi, misalkan dengan menampilkan grafik berupa bar untuk menunjukkan nilainya. Yang saya tuliskan diatas hanya dasar, inti dari sebuah aplikasi poling, tentu saja tidak ada sistem keamananya. Jika pilkada dilakukan melalui poling web, sama sekali tidak disarankan menggunakan aplikasi ini.
Sumber atau Tutorial Yang Lainnya = Klik Disini
Digunakan untuk me-reset setting pada BIOS.
Bila Anda lupa dengan password BIOS Anda, bisa gunakan software ini.
Digunakan untuk mengcrack password BIOS.
Dilengkapi dengan source code dalam assembly dan pascal.Download Disini
Saat anda bekerja di kantor dengan data yang penting, anda mungkin tidak ingin data tersebut
dikopi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. berbagai cara dilakukan mulai dari meniadakan
CD Writer, USB Drive, bahkan ada yang melakukan cara ekstrim dengan menutup/ mencabut konektor USB.
Masalah datang saat kita ingin mengkopi data dari USB Drive, kita akan kesulitan bahkan mungkin tidak bisa melakukannya. Sebenarnya ada cara yang lebih mudah dan aman. Ingin tahu, berikut beberapa tips yang saya kumpulkan.
1. Seting USB ke Read Only
Tips ini hanya dapat dijalankan di Windows XP dengan SP 2 terinstall.
a. Pertama-tama buka Registry Editor.
b. Lalu tuju ke key HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies. Bila key ini belum ada, anda bisa membuatnya.
c. Buat DWORD value baru bernama WriteProtect.
d. Beri nilai “1″.
e. Restart komputer untuk melihat perubahannya.
Sekarang, tiap kali anda mencoba menulis data pada USB Drive, anda akan diberi peringatan Unable to create file seperti di bawah ini.
Peringatan pada USB Drive
2. Meniadakan fitur Burning
Memang bijaksana menyediakan CD Writer di kantor, namun resiko pencurian dara semakin besar. Untuk itu, tiadakan saja fitur burning dari Windows. Caranya:
a. Klik Start - Run - ketik gpedit.msc (tidak ada di Windows XP Home Edition).
b. Tuju ke User Configuration - Administrative Templates - Windows Explorer. Pada SP 2 lokasinya berada di Group Policy - User Configuration - Windows Components - Windows Explorer.
c. Cari “Remove CD Burning Features” lalu klik 2 kali.
d. Pilih ENABLED dan apply.
e. Restart Komputer.
3. Matikan fitur Sharing dari Shared Documents.
Jika anda jeli, sebenarnya tiap user dalam Windows XP diberikan folder khusus yang bernama Shared Documents. File yang anda letakkan di folder ini akan dapat diakses oleh tiap user yang logon. Untuk menghilangkan fitur ini, ikuti langkah dibawah ini.
a. Buka Registry Editor, lalu tuju ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer
\MyComputer\NameSpace\DelegateFolders.
b. Cari key {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee}. Jika sudah ditemukan, hapus saja.
c. Restart komputer.
4. Cegah User Logon sesudah jam kerja. (Win NT dan 200 saja)
Anda bisa mengatur waktu logon sesuai jam kerja di kantor. Tips ini hanya bisa dilakukan pada komputer yang terhubung dengan jaringan dan menjadi bagian dari sebuah domain. Caranya:
a. Buka Command Prompt. Caranya klik Start - Run - cmd.
Perintah untuk pengaturan user adalah net user. Contoh:
net user bangbambang /time:S-F,08:00-16:00 (user bangbambang hanya bisa logon pada Senin sampai Jum’at (Sunday-Friday), pada pukul 08:00 sampai 16:00.
net user bangbambang /time:S-F,8am-4pm (sama seperti pengaturan diatas).
net user bangbambang /time:M,4am-5pm;T,1pm-3pm;W-F,8:00-17:00 (pada contoh ini, waktu tiap hari ditentukan secara spesifik.
5. Mencegah User Logon sebagai Admin dengan Auto Logon
Saat startup, secara default anda akan ditanya username dan password. Anda bisa melewatkan bagian ini dan mengatur Windows agar logon dengan username dan account yang telah anda tentukan.
a. Pertama-tama buat akun baru sebagai default account, atau anda bisa menggunakan akun yang sudah ada (disarankan bukan akun Administrator). Beri password bila perlu. Tapi password ini tidak akan bergunakarena anda akan logon secara otomatis.
b. Buka Registry Editor, lalu tuju ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon.
c. Buat 4 value REG_SZ baru masing dengan nama DefaultUserName, DefaultPassword, AutoAdminLogon, dan DefaultDomainName.
d. Untuk DefaultUserName, DefaultPassword, dan DefaultDomainName masukkan nilai sesuai seting anda.
e. Untuk AutoAdminLogon beri nilai 1.
f. Restart komputer, maka anda akan logon secara otomatis.
Demikian beberapa tips yang dapat saya berikan. Semoga bermanfaat bagi anda yang sering kecolongan.
Buka Password File Pdf
Terkadang kita ingin membuka file pdf, namun sialnya file itu terpassword. Dan kita lupa apa passowrdnya. Untuk membukanya, kita bisa mempergunakan aplikasi password recovery. Meski sebagian besar berbayar, namun ada juga yang gratis. Salah satunya adalah Free pdf Password Cracker. Aplikasi ini benar-benar gratis. Anda tidak perlu membayar sepeserpun untuk mendapatkan versi penuhnya. Yang anda butuhkan hanyalah seperangkat komputer yang cukup kuat untuk membongkar password (maklum, prosesnya cukup menyedot kinerja CPU), Windows Installer, dan >NET Framework (keduanya sudah tersedia di Win XP). Langkah-langkah yang harus dijalankan adalah:
1. Download aplikasi dari sini.
2. Jalankan file pdfcracker.exe.
3. Jalankan aplikasi. Anda akan disambut dengan wizard sederhana.
4. Pilih file yang akan diCrack
5. Masukkan halaman yang anda ingin dicrack
6. Tunggu sampai proses itu selesai, lalu Bravo!!!
Selamat Mencoba Tapi tulisan ini bukan untuk meng-crack document orang lain lhooooooo
Untuk mempermudah pekerjaan dan navigasi kita di Windows, telah tersedia berbagai hotkey (tombol cepat) yang
berfungsi mempercepat akses ke fungsi tertentu dalam Windows. Di bawah ini adalah daftarnya.
Hafalkan dan anda akan menguasai Windows dengan lebih mudah.
Hotkey Windows Umum
Ctrl + Escape atau Win: Tampilkan start menu.
Shift + F10 atau AppsKey : Tampilkan context menu.
Win + E: Buka Windows Explorer.
Win + R: Buka Run.
Win + M: Minimize semua jendela.
Win + Shift + M: Maximize semua jendela.
Win + D: Tampilkan desktop.
Win + B (XP): Aktifkan system tray. pilih dengan panah , Enter=klik ganda, dan AppsKey atau Shift + F10=klik kanan.
Win + L (XP): Kunci keyboard. Mirip dengan fungsi Lock Workstation.
Win + F atau F3: Buka Find . (Semua File)
Win + Control + F: Buka Find . (Komputer)
Win + U: Buka Utility Manager.
Win + F1: Buka Windows help.
Win + Pause: Buka System Properties.
Win + Tab: Berpindah antara taskbar . Enter=click, AppsKey atau Shift + F10=klik kanan.
Win + Shift + Tab: Berpindah antara taskbar dengan urutan terbalik.
Alt + Tab: Tampilkan CoolSwitch (berpindah antar aplikasi).
Alt + Shift + Tab: Tampilkan CoolSwitch; berpindah terbalik.
Alt + Escape: Pindahkan jendela ke bawah z-order.
Alt + Shift + Escape: Buka jendela dibawah z-order.
Alt + F4: Tutup jendela aplikasi; atau, atau jika semua aplikasi tertutup, buka shutdown.
Shift saat membaca CD, nonaktifkan Autoplay.
Ctrl + Alt + Delete: tampilkan Task Manager atau NT Security dialog.
Ctrl + Shift + Escape (XP): Tampilkan task manager.
Printscreen: Copy screenshot tampilan aktif ke clipboard.
Umum (Hampir di semua aplikasi)
Ctrl + C atau Ctrl + Insert: Copy.
Ctrl + X atau Shift + Delete: Cut.
Ctrl + V atau Shift + Insert: Paste/Pindahkan.
Ctrl + N: Baru… File, Tab, Entry, etc.
Ctrl + S: Save.
Ctrl + O: Buka…
Membuka Password Log on Windows XP
Sebenarnya, untuk membobol password log on pada Windows XP tidak diperlukan software khusus. Ada cara yang sangat sederhana untuk melakukannya. Kita hanya pelu melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
* Hidupkan komputer.
* Jika sudah, tekan F8. Maka akan masuk ke mode select. pilih safe mode, lalu tunggu beberapa saat.
* Tekan Ctrl + Alt + Del Maka akan muncul form Log on dan Password.
* Isi log on dengan Administrator dan masukkan password semau anda.
* Jika telah melakukan hal di atas, restart kembali komputer anda.
* Pilihlah start in normaly windows.
* Tekan kembali Ctrl + Alt + Del .
* Ketikkan nama logonnya Administrator terus password yang baru anda ubah tadi.
Kalaucara diatas masih kurang manjur, masih ada cara cadangan:
* Hidupkan komputer, lalu masuk ke safe mode (tekan F8 saat booting),
* Masuk ke System dengan akun yang tidak terpassword, bisa Guest atau akun lain,
* Klik Start - Control Panel - Account Setting,
* Pilih account Administrator, maka anda akan melihat pilihan Remove Password …
* Silakan dilanjutkan
Mudah kan Semoga berguna dan bermanfaat bagi and yang mencoba.